SMP Kristen Petra 1 - Menunggu Giliran

Menunggu Giliran

menunggu_giliran02.jpgmenunggu_giliran01.jpg

Hari Sabtu 8 September 2012, seperti biasanya SMP Kristen Petra 1 mengadakan persekutuan doa siswa dan permainan dalam kegiatan Character Building yang sangat menarik.

Pada sesi pertama, seluruh siswa kelas 8 dan sebagian siswa kelas 7 melakukan persekutuan doa. Sedangkan seluruh siswa kelas 9 dan sebagian kelas 7 melakukan permainan di kelas masing-masing. Intinya, pada hari itu seluruh siswa melaksanakan persekutuan doa beserta permainan yang bertemakan "Menunggu Giliran" dengan gembira.

Persekutuan doa berjalan sangat tertib dan khidmat mulai awal hingga akhir, praise and worship dipimpin oleh teman-teman tim persekutuan doa, sedangkan firman Tuhan dibawakan oleh pendeta Devianti Uktolseja, S.Th.

Demikian juga permainan dalam kegiatan Character Building yang diadakan di kelas, para siswa mengikuti permainan dengan sangat antusias. Cara permainan itu, yaitu dalam satu kelas dibagi dua tim, yaitu tim perempuan dan tim laki-laki. Masing-masing tim beranggotakan 15 orang sebagai pemain dan dua orang sebagai  juri dari tim perempuan mengawasi 15 orang laki-laki yang bermain dan sebaliknya. Kemudian, di lantai kelas dipasangkan angka-angka dari 1 - 15 dengan posisi acak, setelah semua property siap, dimulailah permainannya.

Cara permainannya , salah satu kaki dari pemain pertama melangkah ke angka 1. kemudian, kakin kedua  pemain pertama melangkah ke angka 2 diikuti pemain kedua yang melangkahkan 1 kakinya ke angka 1 dilanjutkan, pemain pertama,  kaki yang berada di angka 3 melangkah ke angka 3, dst. Hal demikian dilakukan terus sampai  lima belas orang pemainnya mencapai garis finis, yaitu setelah berhasil melewati angka 15.

Permainan ini bersistem rally games, sehingga kecepatan waktulah yang diperhitungkan, makin cepat mencapai garis finis, itulah pemenangnya.

Permainan ini bukan hanya sekedar permainan, tapi juga memiliki makna, yaitu menghargai kesempatan dan hak orang lain. Kita juga diajarkan untuk bersabar menunggu giliran. Melalui berbagai aktivitas yang dilakukan sebagai implementasi CB seminggu yang lalu, para siswa diharapkan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tentu saja seluruh siswa dapat mengaplikasikan kegiatan Character Building ini dengan baik dan untuk bekal kita dalam bersosialisasi dengan masyarakat.