Save Their Future iY Generation

Generation Y adalah siapapun yang lahir di tahun 1982-2001, terdiri dari lebih dari 75 juta professional muda dan young adult, termasuk saya, di dunia kita ini. Generation Y merupakan pionir dalam evolusi karir, dengan dibekali pengetahuan akan teknologi dan mindset yang berbeda dalam pengembangan karir serta networking. Dikatakan bahwa tahun 2020, setengah dari lapangan kerja akan diisi oleh Gen Y. Tanpa mengetahui siapa mereka, apa yang mereka value, dan apa style mereka dalam bekerja, jangan harap anda bisa memajukan bisnis anda, sekolah anda, komunitas anda, bahkan tempat peribadahan anda. Bukan mau mengagung2kan mereka, tapi sorry, this is kenyataannya. Mereka adalah orang2 yang menyimpan power terbesar saat ini, belum meledak, yes, namun power itu akan kentara dalam 10-15 tahun kedepan. And tanpa bermaksud melebih2kan lagi, they will be the new emerging power of our world, suka atau tidak suka, tahu atau tidak tahu.

Mengungkap Segitiga Emas

Karakter yang baik adalah salah satu kunci paling penting bagi seorang anak untuk membangun kehidupan yang bermakna bagi dirinya sendiri, bagi sesamanya, bahkan bagi dunia. Tiap pencapaian dalam hidup seorang anak, apapun bentuknya dan bagaimanapun kadarnya, tidak akan bermakna bagi hidup kecuali dilandasi, didukung, dan dinahkodai oleh karakter yang baik. Sama dengan hampir semua hal penting lain dalam hidup anak, pendidikan karakter bagi anak sesungguhnya bersangkut-paut dengan banyak pihak, yang dari posisi dan dengan kondisi spesifik masing-masing mengemban tanggung jawab moral atas anak-anak dan pendidikan karakter bagi mereka. Orang tua (keluarga), sekolah, dan gereja adalah tiga institusi kunci dalam pendidikan karakter bagi anak-anak.

The Critical Millenial Generations

Seminar “The Critical Millenial Generations”

Film kartun merupakan salah satu tontonan yang digemari oleh anak-anak. Banyak nilai yang dapat diperoleh dari film kartun, baik nilai positif maupun negatif. Namun tanpa kita sadari, anak bisa meniru sikap serta nilai yang ada dalam film kartun dan hal itu akan mempengaruhi perilakunya sehari-hari.

Menjadi hal yang penting bagi orang tua untuk memahami dampak dan pengaruh film terhadap perkembangan kepribadian anak, dimana orang tua harus menjadi pendamping yang baik agar dapat mengantisipasi dampak buruk film kartun terhadap perkembangan kepribadian anak mereka. Selain itu, seminar ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman pada orang tua mengenai perkembangan media dan teknologi saat ini, serta dapat membina kerjasama yang baik antara orang tua dengan sekolah dalam membina perkembangan siswa lebih optimal.

Maka dari itu, pada tanggal 30-31 Agustus 2013, PPPK Petra bekerjasama dengan John Robert Powers menyelenggarakan seminar “The Critical Millenial Generations” dengan pembicara Bapak Andrew Ardianto, B.B. Beliau adalah President Director dari John Robert Power Indonesia. Seminar ini ditujukan bagi para orang tua TK B dan SD kelas 1 seluruh TK dan SD Kristen Petra yang dibagi menjadi 4 lokasi sebagai berikut:

Hari dan Tanggal

Waktu

Tempat

Sekolah

Jumat, 30 Agustus 2013

07.30 - 09.30

GKI Pondok Tjandra

TK Kristen Petra 9

SD Kristen Petra 9

TK Kristen Petra 13

SD Kristen Petra 13

10.30 - 12.30

SD Kristen Petra 5

TK Kristen Petra 5

SD Kristen Petra 5

TK Kristen Petra 7

SD Kristen Petra 7

Sabtu, 31 Agustus 2013

07.30 - 09.30

SMP Kristen Petra 1

TK Kristen Petra 1

SD Kristen Petra 1

TK Kristen Petra 10

SD Kristen Petra 10

TK Kristen Petra 11

10.30 - 12.30

SMP Kristen Petra 4

TK Kristen Petra 12

SD Kristen Petra 12

Dalam membawakan seminar ini, Pak Andrew cukup komunikatif, ia menjelaskan bahwa orang tua di Indonesia mempunyai tiga tantangan, yaitu pendidikan karakter bagi anak, quality time dengan anak, serta multimedia dan media massa. Beliau memaparkan bahwa saat ini tidak banyak sekolah yang berfokus pada pendidikan karakter, namun Petra merupakan salah satu sekolah yang bagus karena memasukkan komponen pendidikan karakter sebagai suatu nilai yang harus ditanamkan pada anak sejak dini. Mengenai quality time, orang tua diharapkan menyediakan waktu untuk anak-anak mereka mengingat aktivitas orang tua yang begitu padat dan sibuk dengan pekerjaan. Pak Andrew juga mengingatkan orang tua agar selektif, memperhatikan dan selalu mendampingi anak ketika mereka menonton ataupun bermain games, hal ini penting dikarenakan ada beberapa games dan film tidak diperuntukkan bagi anak-anak. Di akhir acara, Pak Andrew membuka sesi tanya jawab, tak disangka banyak orang tua murid yang bertanya mengenai permasalahan yang dihadapi dalam perkembangan . Semoga seminar ini bermanfaat bagi kita semua.

SD-13.pngIMG20130830010.pngDSC06600.pngSD-13-1.pngDSC03658.pngDSC06577.pngDSC07349.pngDSC06591.png